Gerakan Pemuda (GP) Ansor menginisiasi gerakan berskala nasional bertajuk ‘Jaga Pangan Nusantara’, sebuah program prioritas GP Ansor yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan ekonomi pedesaan. Gerakan ini melibatkan ratusan ribu Banser Patriot Ketahanan Pangan untuk mengelola potensi lokal, menjaga kedaulatan pangan dari desa, dan mendampingi petani.
Tidak terkecuali di Kabupaten Kolaka. GP Ansor juga mengerahkan ratusan kader Banser untuk menjadi Patriot Ketahanan Pangan.
Senin, 26 Januari 2026 bertempat di Desa Lalonggolasua, Kecamatan Tanggetada. GP Ansor Kolaka melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian. Salah satu komoditas dipanen dalam kegiatan tersebut adalah 5.000 Kg semangka yang menjadi simbol keberhasilan pemanfaatan lahan kosong secara produktif.
Panen ini tidak hanya menjadi capaian program, tetapi juga bukti nyata bahwa gerakan ketahanan pangan dapat dijalankan secara berkelanjutan oleh organisasi kepemudaan.
Melalui program ini, GP Ansor Kolaka ingin menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat ekonomi umat serta menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal. GP Ansor Kolaka memandang ketahanan pangan sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan ekonomi ke depan. Selain berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, program ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran kader agar mampu mengelola potensi sumber daya secara produktif dan bernilai ekonomi.
Ketua PC GP Ansor Kolaka, Saefuddin Muslimin mengatakan bahwa Kader GP Ansor Kolaka didorong untuk mengubah stigma pertanian kuno menjadi sektor menjanjikan dengan teknologi modern seperti smart farming, hidroponik, dan pemasaran digital.

“GP Ansor akan melakukan inovasi, efisiensi, dan kreativitas, menjadikan bertani sebagai bisnis yang menghasilkan keuntungan besar di tengah meningkatnya kebutuhan pangan untuk keperluan Industri dan pemenuhan makan bergizi gratis”, kata Saefuddin.
GP Ansor Terima Penghargaan Swasembada Pangan Dari Presiden Prabowo
Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia pada 8 Januari 2026 atas kontribusi aktif organisasi dalam menyukseskan swasembada pangan. Penghargaan ini menyoroti peran Banser Patriot Ketahanan Pangan dalam menggerakkan pertanian dan ekonomi desa.
Addin menjelaskan dengan aktif di bidang pangan, kader juga dapat merasakan dampak ekonomisnya, baik untuk kesejahteraan kader atau juga menciptakan lapangan pekerjaan di lingkup desa.
Menurut Addin, sebagian besar daerah-daerah di Indonesia sudah mempunyai struktur Patriot Ketahanan Pangan. Selain beras atau padi, kader Ansor dan Banser bergerak di bidang pangan sesuai varietas lokal masing-masing.

